JAKARTA-Konsulat Jendral (Konjen) Republik Indonesia di Davao menyebutkan, sebanyak 2.600 orang warga negara Indonesia (WNI) pindah kewarganegaraan menjadi warga negara Filipina.
Informasi tersebut diberikan oleh Dicky Fabrian selaku Konsulat Jendral (Konjen) Indonesia di Davao, saat pertemuan dengan Bupati Sangihe Jabes Ezar Gaghana dan rombongan di Davao.
“Sudah 2.600 orang warga negara Indonesia yang berada di Filipina pindah kewarganegaraan menjadi warga negara Filipina,” kata Kepala Bagian Humas Kabupaten Sangihe Sulawesi Utara, Franky Nantingkase, Selasa (1/10).
Berdasarkan data yang ada di Konjen KBRI Davao, saat ini sudah sangat banyak warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Filipina.
“Sekitar 10 ribu lebih warga negara Indonesia saat ini berada dan menetap di Filipina. Mereka sudah membangun kehidupan selama berpuluh tahun,” kata Dicky Fabrian.
Melihat kondisi saat ini, kata dia, membuat sebagian besar WNI sudah tidak mau lagi kembali ke Indonesia sehingga ada yang pindah kewarganegaraan.
Franky Nantingkase melaporkan, Bupati Sangihe Jabes Ezar Gaghana akan bertemu langsung dengan warga negara Indonesia yang ada di General Santos.
“Pak Bupati sudah dijadwalkan untuk bertemu dengan warga negara Indonesia yang ada di kota General Santos Filipina sebelum kembali ke Sangihe,” katanya. (fin)










![Aksi #GejayanMemanggil dari ribuan mahasiswa di Yogyakarta berlangsung damai dan massa aksi membubarkan diri usai menggelar unjuk rasa di Simpang Tiga Colombo, Sleman pada Senin, 23 September 2019, mengusung 7 tuntutan kepada pemerintah dan DPR RI. [Sp/Fuska Sani Evani] ( Foto: Suara Pembaruan / Fuska Sani Evani )](https://www.beritaradar.com/wp-content/uploads/2019/09/1569254475-700x350.jpg)

